Tuesday, September 18, 2007

Renungkanlah

Seorang pemuda yang sedang berada di tahun akhir pengajiannya mengharapkan sebuah kereta sport daripada ayahnya...lantas, si pemuda memberitahu hajatnya kepada ayahnya, seorang hartawan yang ternama...si ayah hanya tersenyum...si anak bertambah yakin, andai keputusan peperiksaannya begitu cemerlang, pasti kereta itu akan menjadi miliknya..

Beberapa bulan berlalu...ternyata si anak, dengan berkat kesungguhannya..telah beroleh kejayaan yang cukup cemerlang..hatinya berbunga keriangan...satu hari...si ayah memanggil si anak ke bilik bacaannya..si ayah memuji anaknya...sambil menyatakan betapa bangga hati seorang bapa sepertinya dgn kejayaan si anak yang cukup cemerlang...si anak tersenyum puas...di ruang matanya terbayang kilauan kereta sport merah yang selama ini menjadi idamannya itu... si ayah yang bagaikan mengerti kehendak si anak, menghulurkan sebuah kotak yang berbungkus rapi dan cantik...si anak terkesima...sungguh...bukan itu yg kuhajatkan...dengan hati yang berat...kotak itu bertukar tangan...matanya terarah kepada riak wajah ayahnya...yg tidak menunjukkan sebarang perubahan; seolah2 tidak dapat membaca tanda tanya yang bersarang di hatinya.....Dalam pada itu, si anak masih membuka pembalut yang membungkus kotak itu...penutup kotak dibuka...apa makna semua ini???..sebuah Al-Quran kecil; comel dgn cover kulit..tinta emas menghiasi tulisan khat di muka hadapan...si anak memandang ayahnya...terasa dirinya dipermainkan...amarahnya membuak...nafsu mudanya bergelojak...

ayah sengaja mempermainkan saya...ayah bukannya x tahu betapa saya menyukai kereta tu...bukannya ayah x mampu utk membelikannya...sudah ayah...bukan al-Quran ni yang saya nak...katanya keras...al-quran itu dihempaskan keatas meja bacaan...si anak terus meninggalkan si ayah..tanpa memberi walau sesa'at utk si ayah bersuara...pakaiannya disumbatkan ke dalam beg...lantas, dia meninggalkan banglo mewah ayahnya...memulakan kehidupan baru dengan sekeping ijazah yg dimilikinya....

10 tahun berlalu..si anak kini merupakan seorang yang berharta...punyai syarikat sendiri...dengan isteri yg cantik dan anak-anak yang sihat...cukup membahagiakan...namun hatinya tersentuh... Sudah 10 tahun..sejak peristiwa itu dia tidak pernah menjenguk ayahnya...sedang dia berkira2 sendiri...telefonnya berdering...dari peguam ayahnya...ayahnya meninggal dunia semalam...dengan mewariskan semua hartanya kepada si anak....si anak diminta pulang untuk menyelesaikan segala yg berkaitan perwarisan harta... Dan buat pertama kalinya setelah dia bergelar bapa....si anak pulang ke banglo ayahnya...memerhatikan banglo yg menyimpan 1001 nostalgia dlm hidupnya...hatinya sebak..bertambah sebak apabila mendapati di atas meja di bilik bacaannya...Al-quran yang di hempaskannya masih lagi setia berada di situ...bagaikan setianya hati ayahnya mengharapkan kepulangannya selama ini...perlahan2 langkahnya menuju ke situ...mengambil al-quran itu..membelek2-nya dengan penuh keharuan...tiba-tiba...jatuh sesuatu dari Al-quran itu....segugus kunci...di muka belakang Al-quran itu...sebuah sampul surat ternyata diselotepkan disitu...

Kunci itu segera dipungut...hatinya tertanya-tanya...nyata sekali...di dalam sampul surat itu...terdapat resit pembelian kereta idamannya...dibeli pada hari konvokesyennya... Dengan bayaran yg telah dilunaskan oleh si ayah... sepucuk warkah..tulisan tangan org yg amat dikenalinya selama ini..hadiah teristimewa utk putera kesayanganku....air mata si anak menitis deras...hatinya bagai ditusuk sembilu..penyesalan mula bertandang...namun semuanya sudah terlambat... Sekadar renungan bersama: berapa banyak kita melupakan nikmat Allah, hanya semata-mata kerana nikmat itu tidak "dibungkus", didatangkan atau diberi dalam keadaan yg kita hajati??

I am 25!Believe it or not?

Hahahha...agak lewat aku membuat entri ini, namun aku ingin mengambil kesempatan untuk mengucapkan berbanyak-banyak terima kasih buat teman-teman yang masih mengingati hari lahirku.Thanks a lot guys!Especially for my UUM friend, Nik Nor Azura yang memang saban tahun tak pernah lupa,begitu juga Nashrul yang selalu wish lewat sehari atau dua.Hahahah!!Ada ramai lagi nama-nama yang tak aku sebutkan di sini tapi tu tak bermakna aku tidak menghargai kalian.Kalian sangat penting dalam hidupku.



Bila umur sudah menginjak ke satu anak tangga lagi, pemikiran juga harus meningkat seiring dengan kematangan usia.Harus belajar menjadi insan yang punya semangat dan jati diri yang kuat,bukan insan yang hanya tahu merembeskan air mata duka.Cita-cita harus didahulukan daripada cinta.Cinta? Biarlah ia hadir,tumbuh dan bercambah di saat yang tepat.Cinta kepada Allah dan Rasul?Itulah sepatutnya yang didambakan setiap makhluk Allah kerana kepadaNyalah kita akan kembali.Kita kecewa kali ini kerana Allah telah menyediakan sesuatu yang sangat hebat untuk kita kecapi kemudian.No pain,no gain.



Sempena bulan Ramadhan yang penuh berkah ini,mohon diampunkan segala kesalahanku terhadap semua,moga kita dirahmati Allah sentiasa.


p/s:e-card special yang aku terima.thanx,fauzi.:p

Wednesday, September 12, 2007

Putaran Kehidupan



Saat kau melangkahkan kaki
Jatuh dan bangun sendiri
Semuanya mampu kau redahi

Saat usiamu telah dewasa
Cabaran datang menimpa
Kau kecewa derita sengsara

Hapuskanlah air matamu
Redha dan teruskanlah usahamu
Pasti kau akan mengerti
Hidup ini putarannya tersendiri

Hentikanlah air matamu
Biarkanlah kisah duka itu berlalu
Mendung hari takkan selalu
Sinar bahagia oh pasti kan kau ketemu

Thursday, September 06, 2007

I'm getting tired...God,pleasee help me heal this pain :(

I always needed time on my own I never thought I'd need you there when I cry

And the days feel like years when I'm aloneAnd the bed where U lieis made up on your side

When u walk away,I count the steps that u take,do u see how much I need u right now?

When you're gone

The pieces of my heart are missing u

When you're gone

The face I came to know is missing too

When you're gone

The words I need to hear to always get me through the day

And make it OK,I miss You

I haven't felt this way before Everything that I do reminds me of you And the clothes you left are lyin' on the floor And they smell just like you I love the things that you do

When you walk away I count the steps that you take Do you see how much I need you right now?

When you're gone

The pieces of my heart are missing you

When you're gone

The face I came to know is missing too

When you're gone

The words I need to hear to always get me through the day

And make it OK

I miss you

Out here forever

I know we were Oh oh oh oh oh

All I ever wanted was for you to know

Everything I do

I give my heart and soul

I can hardly breathe

I need to feel you here with me

Yeah

When you're gone The pieces of my heart are missing you When you're gone The face I came to know is missing too When you're gone The words I need to hear to always get me through the day And make it OK I miss you


Wednesday, September 05, 2007

Urgh!


Assalammualaikum ,

Salam mesra ,

Nasib baik belum bersawang lagi ‘rumah’ kedua aku ni. Aku memang dah bersiap sedia dengan penyapu sawang ni. Nampaknya keadaan masih bersih.hehehhe..

Saja aku nak selitkan ‘workstation’ aku yang taklah semeriah mana. Sesungguhnya memang tiada ‘privacy’ langsung pun. Mata aku kena meliar memerhati kalau ada orang meluru masuk. Walaupun ada masa aku buat-buat tak nampak sebab dari ekor mata aku aku boleh agak tu mesti staf dalam ni. Hahahah!! Kalau yang buka pintu dalam gerak perlahan dan termangu-mangu,itu barulah orang luar. Hihi..bukan sibuk apa,sibuk YM. Yelah,duduk 24 jam kat kaunter ni ingat tak bosan ke? Sesekali ada juga bos aku suruh taip dokumen, cuma jarang jarang. Bila urgent je baru bagi aku.

Tadi pun baru kena sound (takla direct) kononnya staf x cukup lembut menjawab panggilan. Sah-sah aku la tu yang kena. Sebenarnya aku dah lali dengan teguran tu. Dan aku sendiri dah tak tau nak lembut macam mana. Ikutkan hati memang aku nak berhenti. Bukan aku tak ada kelulusan (ops,maaf…bukan berniat nak bongkak tapi geram). Mengenangkan betapa susahnya nak cari kerja,telan sajalah. Inilah nasib jadi kuli. Aku harap suatu hari nanti nasib aku akan jadi lebih baik. Siapa tahu aku akan dapat kerja lain jugak nanti.

Sunday, August 26, 2007

Pergilah duka

Salam...
Secara tak sengaja aku tersinggah di blog seorang kawan. Wah,ada posting baru setelah sekian lama. Bila membacanya,aku semacam terasa kata-katanya ditujukan buat aku. Aku membaca dari awal hingga akhir. Ah, kawan ku ini memang sentiasa punya idea kreatif di mindanya. Itulah istimewanya dia di mataku.
Namun secara tiba-tiba hatiku merusuh membaca ayat paling akhir. Seketika mukaku panas,dadaku sesak seakan mahu memuntahkan sesuatu. Apa, benarkah dia...?? air mata seperti mahu mengalir tapi segera kutahankan. Tidak mungkin aku akan menangis lagi. Bukankah aku sudah berjanji padanya,pada Tuhan juga untuk merelakan apa pun yang terjadi? Hatiku seakan tidak mahu mengerti. Untuk mengelakkan aku terus diasak kesedihan,aku lantas melarikan diri ke kamar mandi,menyucikan wajah dengan wudhu’ supaya perasaanku sedikit tenteram.Kenapa aku sering begini?
Aku selalu berlagak seolah-olah aku tabah dan mampu meranduk segala halangan yang diciptakan di depanku. Biarpun sebenarnya jiwa ini tidaklah sekukuh besi melainkan selembut kapas jua halnya. Namun, aku tetap akan terus berpura-pura seolah semuanya akan menjadi baik dan aku tidak mahu lagi membebankan perasaanku dengan cerita-cerita duka. Walaupun kedukaan itu selalu datang menyinggah akan aku sanggah dengan senyuman ceria di bibirku. Seulas bibir ciptaan Allah ini biarlah sentiasa basah dengan senyuman,bukan dengan kata-kata menyakitkan jiwa. Sedarlah wahai insan,kedukaan yang hadir dalam hidupmu tidak selamanya kan menemanimu.
Ya,kita akan selalu dihubungkan dengan ikatan sebagai sahabat,kawan dan teman. Usahlah diulit rasa bersalah dengan kejadian yang telah berlaku. Sememangnya aku cukup terluka namun aku yakin kelukaan ini akan berlalu seiring dengan peredaran masa. Anggap saja aku teman seperti dahulu. Anggap saja Tuhan menghukumku di atas segala dosaku yang banyaknya seumpama buih di lautan,tingginya umpama langit di angkasa. Kifarahkah ini Ya Allah?
Titipkan kesabaran dan kasih sayangMu agar aku tidak tersesat di lembah duka.

Aku mahu gembira!
Duka,tinggalkan aku sendiri!

Friday, August 17, 2007

Berhenti Berharap

Aku tak percaya lagi
Dengan apa yang kau beri
Aku terdampar di sini
Tersudut menunggu mati

Aku tak percaya lagi
Akan guna matahari
Yang dulu mampu terangi
Sudut gelap hati ini


Aku berhenti berharap
Dan menunggu datang gelap
Sampai nanti suatu saat
Tak ada cinta ku dapat

Kenapa ada derita
Bila bahagia tercipta
Kenapa ada sang hitam
Bila putih menyenangkan

Aku pulang...
Tanpa dendam..
Ku terima kekalahanku...
Aku pulang...Tanpa dendam...Ku salutkan kemenanganmu..

Kau ajarkan aku bahagia
Kau ajarkan aku derita
Kau tunjukkan aku bahagia
Kau tunjukkan aku derita
Kau berikan aku bahagia
Kau berikan aku derita...

Aku pulang... Tanpa dendam... Ku terima kekalahanku...
Rebahkan tangguhmu
Lepaskan perlahan
Kau akan mengerti...semua

Aku berhenti berharap
Dan menunggu datang gelap
Sampai nanti suatu saat
Tak ada cinta ku dapat

Thursday, August 16, 2007

Di Hentian Ini

Hari ini...15 Ogos...
Akhirnya satu pengakuan yang agak lama ku tunggu.Walaupun aku sudah menjangka,namun hati aku masih pedih dan sedih.Semalamam aku berendam air mata,sampai mata pun tak boleh nak buka.Macam nak demam pun ada.Sabarlah wahai hati.Biar hancur luluh hati ini,namun inilah takdir yang harus aku lalui.Hingga ke detik aku terbangun dari tidur pun,air mata ini tak mahu berhenti.Kini jam menunjukkkan waktu sudah menginjak ke jam 5 pagi.
Untuk kembali menjadi aku yang dulu,itu agak mustahil.Kerana aku sendiri tidak mahu kembali seperti itu.Aku yang lemah,aku yang mudah percaya,hanyut dan tertipu dengan layanan baik insan bernama lelaki.Mungkn sudah termaktub dalam diari hidup ini bahawa lelaki yang singgah dalam hidupku hanyalahbertujuan untuk menghancurkan hati saja.Tak lebih daripada itu.Mereka datang,membelai hati dan perasaan kemudian dengan kejam merentapnya pergi.Kemudian menyusun kata maaf bertali-tali dan untuk entah yang ke berapa kali aku juga akan memaafkan kesalahan yang mereka tidak niatkan.Ya,siapa yang berniat untuk melukakan hati orang lain kan?Seperti juga aku.
Aku tidak tahu kenapa semua ini berlaku. Sukar untukku menerima semua ketentuan tetapi aku telah berjanji dengan Allah bahawa aku akan bersediamenerima apa saja keputusannya.Aku bukan malaikat,aku cuma manusia biasa yang punya naluri ingin disayangi seperti orang lain.Dalam pencariankuberkelana mencari cinta,aku masih belum menemuinya.Yang ku temui hanyalah sisa penyesalan dan kekecewaan yang makin menyeksakan dari hari ke hari.Berkali-kali aku cuba untuk meniupkan semangat untuk diri ini agar sentiasa tabah dan positif.Perjalanan hidup ini masih panjang.Insya Allah.Sebetulnya,aku bukan mencari cinta,cuma kadang-kadang ia hadir tanpa kita sedar.Dan beruntunglah bagi mereka yang menemui teman yang salingmenyukai dan menyenangkan.Aku?Aku bukanlah teman yang menyenangkan barangkali.Lantaran itulah semuanya berlaku kejam merobek hati dan perasaanku.
Di saat aku meluahkan perasaanku di ruang siber ini,air mataku masih mengalir menemani.Entah bila mahu berhenti.Dalam mimpi pun semuanya yangburuk-buruk sahaja.Hingga aku terjaga dari pembaringan.Sampai bila semua ini akan berakhir?Aku serasa ingin menjerit sekuat hati.
oleh itu,untuk tidak menjebakkan lagi diri ini dalam lembah kekecewaan,aku harus berubah.Menjadi insan keras hati dan tiada perasaan.Menjauhkan diri dari insan bernama lelaki.Mengorak langkah baru menjadi insan yang lebih positif,capai cita-cita.Mendekatkan diri pada Allah.Dan aku memohon padaMu,jauhkan aku dari perasaan cintakan manusia selagi dia bukan untukku.Aku tidak mahu lagi menjadi NASH.....NASH....yang dikatakan comel,baik,punya hati lembut,lemah serba serbi....untuk dipijak-pijak dan dipermainkan?Tidak lagi.Aku tidak mahu lagi menjadi NASH yang ini.BENCI.Kerana yang lemah itu akan sentiasa diperkotak-katikkan dan ditinggalkan.Akan tiada lagi air mata,yang ada hanyalah azam yang membara.Akan tiada lagi tangisan merawankan, yang ada hanyalah kata-kata bermakna.Akan tiada lagi raut comel dan manja,yang ada hanyalah ketegasan seorang wanita berhati waja.
Salam akhir dariku...aku akan kembali semula dengan wajah baru.UntuK mereka yang telah menghadiahkan kelukaan,terima kasih kerana kalian semua memang berhak memilih yang terbaik,dan menyedarkanbahawa aku hanyalah perempuan yang punya 1001 kelemahan untuk diatasi sebelum dikurniakan 1001 kebahagiaan.
Aku memang tak berhati besar
Untuk memahami hatimu di sana
Aku memang tak berlapang dada
Untuk menyedari kau bukan milikku lagi
DENGAR,DENGARKAN AKU
AKU AKAN BERTAHAN
SAMPAI KAPAN PUN
SAMPAI KAPAN PUN
Maafkan aku yang tak sempurna untuk dirimu
Usailah sudah kisah yang tak sempurna
Untuk kita kenang
SELAMAT TINGGAL SEMUA....ADIOS....SAYOUNARA...
ASSALAMMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH....

Wednesday, August 08, 2007

Mulakan Hidup Baru 2

Assalammualaikum,

Perasaan aku hari ini seperti biasa bercampur baur. Berperang antara kehendak hati dan kewarasan akal. Andai ditakdirkan aku ini tiada pegangan, nescaya aku sudah tiada lagi di muka bumi ini. Syukurku tak terhingga kerana dilahirkan sebagai umat Allah yang dikasihi.

Hari ini kami menghadiri kelas Bahasa Inggeris yang dianjurkan oleh tempat aku bekerja. Pelajaran hari ini: kami semua diminta untuk membuat satu pengumuman mengenai kehilangan kanak-kanak di pasar raya. Kelakar sungguh, masing-masing punya stail tersendiri. Semuanya berlaku dalam keadaan santai, gelak ketawa, sekurang-kurangnya hilang seketika masalah yang membuat hidup aku tak keruan. Entahlah, tak tahu kenapa hatiku sekali ini terlalu liat untuk melupakan segalanya. Aku masih berharap agar masih ada sinar kebahagiaan sudi memancarkan cahaya. Aku tidak menuding jari pada sesiapa. Yang buruk itu semestinya datang dari aku. Akulah yang memusnahkan segalanya dan tidak mungkin keadaan akan kembali seperti dulu. Hanya kenangan silam penuh kemanisan dan kegembiraan akan mencuit hati di kala fikiran menerawang.

Usai solat maghrib, hatiku terasa lebih tenang. Jauh di sudut hatiku, sentiasa bergema perkataan ‘maaf’ buatnya yang aku sayangi. Aku telah menyusahkan dia Ya Allah, adakah aku telah melukai hatinya dengan meluahkan apa yang aku rasai? Adakah dia terbeban Ya Allah? Jika benar, ampunkan aku Ya Allah…aku terlalu mementingkan diri tanpa pernah memikirkan keadaannya. Biarpun keadaan kini tidak memihak kepadaku,namun aku yakin, ini dugaan Allah untuk menguji sejauh mana aku bersabar sebelum dia mengurniakan kebahagiaan untukku supaya aku sentiasa beringat dan bersyukur.

Kini, aku mampu mengukir senyuman…ikhlas kerana diri ini mengerti tiada apa yang lebih berharga selain mendapat ketenangan jiwa…

Hatiku masih di sini…setia menanti hingga tiba saat bersemi…

Tuesday, August 07, 2007

Mulakan Hidup Baru

“Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Luh Mahfuz) sebelum kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berdukacita terhadap apa yang luput dari kamu dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikannya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS.AL-HADID: 22-23)
Kadang kita tak sedar ‘memaksa’ Allah tentang jodoh kita, bukannya meminta yang terbaik dalam istikharah kita tetapi benar-benar ‘memaksa’ Allah: kita berkata jodoh kita harus dia Ya Allah...harus dia kerana aku sangat mencintainya. Seakan kita yang jadi menentukan segalanya. Kita meminta dengan paksa. Dan akhirnya kalaupun Allah memberikan maka tak selalu itu yang terbaik.
Apabila mataku terbaca seuntai kata yang termuat dalam Blues Selamanya keluaran isu 26 ini, hatiku diburu kebimbangan dan ketakutan yang amat sangat. Serta-merta aku terasa malu kepada Pencipta-ku. Adakah selama ini aku memaksa? Alhamdulillah,seingat aku tidak. Ya,pernah juga sesekali. Sebenarnya aku malu memohon pada Allah bila tiba soal ini apa lagi untuk meminta ditemukan jodoh dengan orang tertentu. Ya,aku akui aku menyenangi seseorang,tetapi setiap kali aku ingin memohon,aku pasti akan bertanya pada Tuhanku,”Bolehkah aku memohon ini Ya Allah?” kerana setiap kali dahiku menyentuh sejadah, akan terbit satu perasaan rendah diri. Membuatkan aku bagaikan tidak berhak untuk memohon apa pun dari Allah lantaran kepincanganku menjalankan tanggungjawab sebagai hambanya. Allah sentiasa bersamaku walaupun dalam keadaan aku susah dan senang. Tetapi aku? Bagaimana aku mengingatiNya?
Sebenarnya hari ini aku telah melakukan sesuatu di luar dugaan. Meluahkan sesuatu yang dipanggil perasaan kepada insan berlawanan jenis, memalukan bukan? Seorang gadis yang punya satu perasaan halus menyelinap di segenap hatinya. Sekalipun gadis itu tahu yang kasihnya tidak akan bersambut. Sesungguhnya aku redha dan berserah dengan ketentuan Ilahi. Aku tidak mahu terus dibelenggu resah dan berduka lara. Aku yakin, Allah akan sentiasa tahu apa yang terbaik buat hambaNya. Dunia hanya sementara, jika tidak bersatu di dunia, pasti kita akan bertemu di akhirat yang kekal abadi. Semoga kita sentiasa di bawah lindungan payung Ar-Rahman.
Aku hanya berpegang pada satu untaian kata: Jika engkau menyayangi seseorang,lepaskanlah dia. Seandainya dia ditakdirkan menjadi milikmu, dia akan kembali. Tapi jika tidak,anggaplah dia tidak pernah menjadi milikmu sejak awal lagi (aku lupa sambungannya tapi rasanya macam ni la lebih kurang...:P) Sama sekali aku tidak akan berdendam pada sesiapa. Walaupun aku harus melalui kekecewaan ini untuk keberapa kali lagi, apa yang ku harapkan Allah akan sentiasa meniupkan semangat dan kekuatan hati untuk aku terus mengharungi lembah kecewa yang selalu terhampar di depanku.
Buat si dia, semoga Allah merahmati kehidupanmu...semoga kita mendapat keredhaanNya.
Salam kasih,
ct_munawirah82@yahoo.com

Wednesday, August 01, 2007

KASIH TERCIPTA

Kasih hilang tiada bicara
Setelah cintaku kau puja
Rintihan rindu terus melanda
Redup cahaya oo hati lara

Bisiklah kiranya aku bersalah
Sedetik tersirat rasa
Kau cipta kasih yang kumiliki
Cinta ku jujur selama ini …oooo…

* Carilah aku dalam hatimu
Sayang sebutlah kau rindu oooo
Hanya…pintaku
Kasihmu kekal setia
Usah biarku ooo terus terluka

Ooo… Kasih tercipta …Ooo… Carilah ku sayang

Mesra suaramu …kini berbeza
Gagal sembunyi sedih
Kenangan lalu menusuk jiwa
Manis seindah berganti pedih

Carilah aku dalam hatimu
Sayang sebutlah kau rindu oooo
Hanya…pintaku
Kasihmu kekal setia
Usah biarku ooo terus terluka

Pabila bersamamu, debaran darah arus mengalir,
cinta,Lahir selamanya
Berilah…kucupan sayang
Biar terukir wajah …kasih tercipta …
Berilah…kucupan sayang
Biar terukir wajah …kasih tercipta …

Ooo…Kasih tercipta …Kini ku mengerti
Walau berbisa …Ku rela kiranya kau bahgia …

Soundtrack filem "WARIS JARI HANTU"

Haruskah?

Hi semua,apa aku nak cerita hari ni ye?Oh ya.Dah beberapa hari aku saja nak tukar imej pulak.Saja nak pakai lense (even aku rasa tak selesa sangat).Mungkin sebab terasa kering dan aku pun dah lama tak pakai.Setiap kali ada org masuk,cam terkejut.Sampai lecturer pun tegur.Adoi,malu la pulak.Siap bagi pendapat bagai.Banding pulak masa aku pakai cermin mata dengan tak.Huhu.Ada yg kata lainlah,x kenallah.Normal la tu kan.Saja aku nak mengubah penampilan sekejap.Semua aku nak ubah lepas ni.Hihi.

Semua aktiviti opis berjalan macam biasa.Aktiviti 'hati' aku pun masih running,even tak berapa jelas di wajah.Masih dalam mood blur and depress but under control.Bila terasa sedih atau rindu,aku tahu pada siapa harus aku mengadu dan selepas tu aku akan jadi tenang.Walaupun tak sepenuhnya,mungkin aku perlukan masa untuk lupakan semua tu (masalahnya aku x nak lupa...aku nak ingat semuanya).Aku bersyukur sebab aku tak buat perkara2 bodoh yang akan merugikan diri aku sdr (ada juga tapi x efek sangat).Lebih baik aku berkawan dengan semua orang dan maintain ceria gitu.Hilang segala tekanan yang aku hadapi.

Cuma bila malam menjelang,aku masih belum dapat menghilangkan rasa rinduku pada dia.Sometimes I cried during my sleep,and sometimes I met him in my dream.Gila kan?Tak tahulah sampai bila tapi aku tahu hanya Allah tahu apa yang terbaik untukku.Aku hanya boleh berdoa mengharapkan yang terbaik.

Kawan aku kata "kalau kau sayang dia,lepaskanlah dia.Kalau dia kembali,maknanya dia memang ditakdirkan untuk kau".Masa dengar kalimah tu aku terasa mata aku basah,muka aku merah.Tapi aku buat bodo (giler nak ternangis kat kaunter opis pe citer?).Aku baca post member aku,dia pun baru melepaskan seseorg yg dia sayang.Kita sama kan beb,sama-sama merasai lukanya kehilangan ...

Berhenti Berharap?Haruskah?

Thursday, July 26, 2007

Akhir Rasa Ini

Terlarut aku
Dalam bersendirian
Saat aku menyedari
Tiada lagi dirimu kini

Sampai kapankah
Aku mampu bertahan
Tetapi aku jalani
Semua kisah hidupku ini

Tak akan terganti
Setiap kenangan yang telah terukir
Yang terendap indah dan melekat di hati

Akankah berakhir
Semua rasa (kisah) yang telah tercipta
Di dalam benakku dan di dalam asaku

**lagu ini menerangkan dengan tepat apa yang aku lalui skg.aku akan tetap bertahan selagi aku mampu walaupun hati ni lukanya makin dalam.Aku rindu...:(

Jom Ke Karnival Kerjaya UPM

Assalammualaikum,

Apa khabar kalian semua?Semoga sihat dan ceria selalu hendaknya.Jangan jadi cam aku monyok je 24 jam.Hahahha!! Hari ni pun keadaan di opis macam biasa.Sibuk jugak memandangkan UPM menjadi host untuk Karnival Kerjaya Kebangsaan.Semalam aku sempat jengah booth2 yang terlibat dengan bos aku dan kawan aku.Aku pun kenalah ambik tau lokasi sebab aku pun diarahkan bertugas Sabtu ni.Dengar cerita Pak Lah tak dapat datang untuk merasmikan event yang julung-julung kali diadakan di sini.Yang menggantikan tempat beliau ialah TPM kita dan diiringi Menteri Pengajian Tinggi.Tak tahu siapa?G lah cek kat website http://www.mohe.gov.my/. Hahhaha!! Aku tahu pun sebab bos aku mintak tolong tambah ayat dia yang tak sempat nak ditambah dalam kertas kerja.Maklumlah,aku tengok dia sat terkejar sana sini.Sampai paper untuk meeting kul 12 tghari tadi pun ada yang tak lengkap (buat meeting time tghari,ntah pape jek).

Mula-mula keadaan lengang.So untuk menyibukkan diri (lebih kepada nak mengelakkan diri aku dilanda blues),aku pun menawarkan diri nak menolong kerja-kerja kawan aku yang menimbun.Ni yang maleh ni,bila aku dah offer diri,org pulak dtg berduyun.Geram betul aku.Kadang2 nak je aku mengamuk kat kaunter ni sebab dah tak tahan.Letih.Tambah pulak badan aku rasa cam tak best jek,sakit pinggang lagi.Bila dah tak selesa,mulalah aku buat muka toya je kat kaunter.Nak senyum pun malas.Lagi pulak tgk list YM yang tak memberangsangkan (sempat lagi tu).Sejak 'dia' dah x muncul lagi dalam list YM aku,aku jadi tak tentu arah sekejap.Aku sedih sangat.Sedih sebab aku x boleh buat apa-apa.Aku tanya diri aku,apa salah aku sebenarnya?Aku sendiri tak tahu.Kalaulah aku boleh putar balik masa...mujurlah ada yang sudi nak dengar luahan bodoh aku tiap2 hari.Malu tu mmglah,tapi aku tak daya nak simpan sorang2.Sudahnya lepas ni aku nak jadikan hidup aku paling sibuk di opis aku sampai aku exhausted.

Ada kawan aku kata aku dah lain.Dulu aku diam,skg dah pandai loyar buruk.Maklumlah,aku ni sebenarnya diajar menjadi loyar buruk oleh sseseorang.Hahah!Tapi dalam ayat je la,bersemuka belum tentu.Aku masih Nash yang dulu.Ada yang kata aku bertambah comel.Part ni aku tak tahan.Tang manalah yang comeynye.

Okla guys, jumpa di Karnival Kerjaya Kebangsaan UPM.Sapa nak jumpa aku,dtg hari Sabtu ye.Aku duty hari tu dari pagi smp tghari (shift based..:P)

Sunday, July 22, 2007

Ops! No Comment

Semalam aku lepak dengan kawan aku yang dah lama jugak la aku tak jumpa lantaran kesibukan menghambat diri masing-masing.Kebetulan semalam dia bebas dari sebarang tugas rasmi,terus aku setuju saja bila dia ajak aku ke rumahnya.Saja,bosan lak dok umah.

Lepas dia ambik aku kat rumah,kitorang bertolak ke Bangi.Nak pergi menjengah pasar malam,namun sampai je kat sana hujan mula turun agak lebat.Tapi kitorang redah jugak memandangkan kawan aku tu dah lapar (maklumlah x makan lagi).Aku pun lapar gak time tu.Walaupun ada payung tapi sama cam tak pakai payung.Basah jugak.Lepas beli makanan,kitorang gerak ke Warta pulak.Cuci-cuci mata dan sempat jugak aku sambar satu baju.Hihi.Tiba-tiba aku terserempak dengan kawan baik aku masa kat matrik.Wah,makin berisi sikit,okla.Kalau tak kurus kering je aku nengok(wah,sesedap rasa je aku kata dia).Dia kata dia nak kahwin hujung tahun ni.Tak sangka hubungan yang terjalin dari matrik bertahan sampai skg.Aku doakan kalian bahagia.

Teringat pulak soalan cepu emas yang keluar daripada mak long tadi "Bila kamu nak ada apa-apa?"Aduh,aku lemas betul kena soal camni lebih-lebih lagi depan mak aku.Malu beb.Aku bukan jenis yang suka cakap hal ni depan parents.Mak long aku siap suruh solat hajat,solat tahajud minta ditemukan dengan jodoh yang soleh.Aku pulak hanya mampu tersengih je la.Saya muda lagi,mak endon.Tak fikir lagi...ahaks! Mahu kena sembur ngan dia kalau aku cakap camtu.Tak sedar diri betul dah nak masuk 25 dah bulan 9 nanti.Nasib dia tak kenenkan aku dengan sesiapa.Fuh,nahas kalau ada.Siapa tak nak menyulam bahagia dengan insan yang kita sayang kan?

Alahai,rileks je la.Kalau ada,adalah.Janganlah tanya lagi wei,aku seganlah orang tanya pasal hal camni.Aku belum layak lagi wei,aku budak-budak lagi tau! (wahahahahah!!!!)Kalau sapa nak calon isteri dia tak pandai masak,ha bolehlah.Hahahah!Gurau jek ok,buat apa nak serius kan?

Thursday, July 19, 2007

Temuduga dan Mimpi

Hai,salam semua....

Dah lama jugak tak masukkan entri kat sini kan.Keadaan makin serba tak kena di pejabat.Banyak sangat kerenah yang perlu ditangani.Tapi pagi tadi release jugak la tension ni (even sekejap) sempena bulan kemerdekaan.Setiap fakulti dan pusat kena buat gimik persembahan sempena 50 tahun merdeka.Terhibur jugak aku tengok.Siap laungkan kata keramat "Merdeka!" (lebih kepada nak keluarkan apa yang terperosok di hati).Fakulti aku je tak hantar wakil.Huh!

Rabu lepas aku menghadiri temuduga untuk jawatan Pegawai Teknologi Maklumat di SPA,Putrajaya.Hati aku berdebar-debar bila aku menjejakkan kaki melangkah masuk ke bangunan yang tersergam indah.Inilah pertama kali aku tiba di sini.Menjadi orang pertama yang tiba (pukul 7 pagi aku dah sampai!) membuatkan aku sedikit tak tentu arah.Setengah jam kemudian aku menaiki lif menuju ke aras 6.Ada beberapa orang kakitangan di situ sibuk bercerita tentang nahas pesawat Nuri yang kisahnya mendapat tempat di media cetak dan elektronik.Tanpa sedar aku pun ikut pasang telinga.Sempat aku mendapat ucapan semoga berjaya daripada salah seorang staf yang sama-sama menaiki lif dengan aku tadi.Terima kasih,kak.

Aku merupakan calon kedua selepas calon pertama yang berasal dari Terengganu.Berdasarkan no giliran aku adalah calon ke-1102.Fuh, ramai sungguh!Bila nombor aku tertera di skrin bilik L,aku mula cuak.Bibirku terkumat-kamit berzikir mencari ruang untuk bertenang.2 ahli panel wanita bertindak sebagai penemuduga.Pada mula perbualan,mereka mewujudkan suasana santai.Aku terasa lega sedikit.Namun sekali lagi keyakinan aku tergugat bila soalan pertama muncul dari salah seorang daripada mereka?
"What do you understand about integrity?"
Mak datok,apa ke menatang tuh?Silapnya aku p jawab aku paham,rupanya aku salah paham
Aku main tibai (aku pun tak paham apa aku cakap time tu!)Bengongnya,frust tul aku time tuh.Kantoi dah part English.Terus dia tukar bahasa ibunda.Macam-macamla aku kena agaknya nak dekat setengah jam jugak kot lebih kurang.Masa tu aku dah tahu peluang aku tipis dan apa yang aku nak time tu,cepatlah aku keluar dari bilik yang menyesakkan ini.

Aku terus balik opis (thanks Aini sebab hantarkan).Semua macam terkejut aku balik,diorang ingat aku cuti (mmg aku apply sbb ingat habis lambat).Diorang semua pun ternganga dengar soalan pertama aku,tapi ada yang tahu jugak.Silap aku x fokus,aku tak nak salahkan keadaan aku yang sejak akhir-akhir ni kejap OK kejap KO.Sebab kalau aku OK sekalipun,tak semestinya aku leh jawab.Bukak je website,tu dia terang2 dok ada Pelan Integriti Nasional.Bencinya aku!!!Habis seharian tu org tanya aku pasal interview.Tapi aku lega sikit pasal debaran aku dah habis.Bos aku pulak dok usik2 "Terpaksalah cari staf baru pulak lepas ni".Ceh,aku baru p interview la.Ada pulak yang doa supaya aku x dapat, hampeh tul! Tak nak aku blah konon,x nak jaga kaunter la tu,x sanggup kan?Hahahah!!

Hari tu aku balik malam,penatnyeee...dan malam tu aku termimpikan seseorang yang sangat aku rindu...akhirnya aku dapat jumpa dia walaupun dalam mimpi saja.Dan dalam mimpi tu jugak dia tersenyum padaku.Malangnya hanya dalam mimpi saja.Kelakarnya,dalam mimpi tu mula-mula aku marah dia giler2,pastu dengan tenang dia bukak wallet dia dan tunjuk isinya...ada RM100.Eh,pe motif tunjuk duit neh?Aku marah dia pasal apa,bukan pasal duit.Mimpi kan bukan betul.Merepek jek.Nak tergelak pulak aku.Hahahah!!Setahu aku,aku yang hutang dia duit tiket hari tu x bayar2 lagi.Kahkahkah!Tiketnya pun aku simpan lagi,sayang nak buang.Itu je la 'harta' yang tinggal utk aku kenang.

Eh best la lagu Samson-Akhir Rasa Ini.Nanti aku publish liriknya di sini.Destinasi Cinta pun best,rancak,buat aku terlompat2 kat dalam bilik.Hahahah!!!

Jumpa lagi!!!

Monday, July 16, 2007

Ampuni aku

Aku terbaca satu artikel yang aku lupa di mana aku mendapatnya.Memang malu menyerbu ke muka apabila penulis mengajukan tajuk "Pada siapa harus diberi cinta".Cinta kepada Allah,itu yang paling utama.Ya,aku akur dangan kenyataan itu.Cintaku pada Rabbul Izzati masih belum utuh.Ampunkan aku,Tuhan!

Aku semakin larut dalam perasaan kecewa,sedangkan aku masih boleh meminta pada Allah.Allah takkan mengecewakan hambaNya.Mintalah sesuatu dengan Allah,nescaya akan dimakbulkan.Itulah pegangan yang aku sematkan dalam hatiku kini dan selamanya.

Oleh itu,aku takkan berputus asa memohon agar kami dipertemukan dengan izin Allah dan tiada yang lebih membahagiakan jika Allah menemukan aku kembali dengannya berlandaskan syariat dan restunya.Aku memohon restumu Allah,tautkan hatinya dengan hatiku seandainya dia diciptakan untukku.Jangan biar kami menderita dan terpesong Ya Allah.Tunjukkanlah kami jalan yang benar,jalan yang lurus.

Ya Allah,aku sangat menyayangi dirinya...ampunkan dosanya,rahmati dia Ya Allah...

LOVE is CINTA



Ucapkanlah kasih satu kata yg ku nantikan
Sebab ku tak mampu membaca matamu
Mendengar bisikmu


Nyanyikanlah kasih
Senandung kata hatimu
Sebab ku tak sanggup mengartikan getar ini
Sebab ku meragu pada dirimu


Mengapa berat ungkapkan cinta
Padahal ia ada
Dalam rinai hujan dalam terang bulan
Juga dalam sedu sedan
Mengapa sulit mengaku cinta
Padahal ia terasa
Dalam rindu dendam
Hening malam
Cinta terasa ada

Nyanyikanlah kasih
Senandung kata hatimu
Sebab ku tak sanggup mengartikan getar ini
Sebab ku meragu pada dirimu

Saturday, July 14, 2007

Kisah Tak Sempurna

Hari ini...tak ada satu ketika pun yang aku tak terfikir pasal dia.Agaknya dia terfikir tak keadaan aku?Hihi..x mungkin kan.Pasti dia sibuk,kemudian meluangkan masa dengan kawan-kawan,pergi sana sini.Bebas,tak ada siapa yang melarang.
Aku terbaca blog miliknya.Dan apa yang dia rasa sebenarnya turut dirasai oleh aku.Aku juga takut untuk jatuh hati kerana seingat aku tak ada satu pun kisah cinta aku yang berjaya.Membuatkan aku serik untuk memberikan sekeping hati milikku yang telah banyak kali dirobek.Sungguh,aku takut tapi sampai bila?Aku cuba untuk menahan dan menangkis sebarang perasaan tapi aku tak berdaya.Perasaan kurniaan Allah terlalu halus,menyelinap ke dalam jiwa tanpa kita sedari.Namun malangnya,sekali lagi kasih tidak bersambut malah ditinggalkan sahaja begitu tanpa pesan.Apakah aku sememangnya ditakdirkan untuk bertemu kemudian kecewa?Berapa banyak lagi perlu kuberikan hati ini semata-mata untuk dihancurkan atau ditinggalkan begitu saja?
Ya Allah,aku pernah meminta pada Mu jangan hadirkan perasaan itu seandainya dia bukan ditakdirkan untukku tetapi kenapa ia masih hadir?Kenapa aku harus melalui episod luka ini sekali lagi?Ya Allah,maafkan aku...seolahnya aku tidak mensyukuri nikmat yang engkau berikan.Aku takut Ya Allah kehilangan dia...
Namun,aku sedar kini...siapalah aku insan tak seberapa bukan menjadi dambaan.Bukan seorang gadis jelita yang lembut bersopan,punya keyakinan diri,mempesona dan memikat.Aku hanya seorang gadis cilik yang suka merajuk,kecil hati,keras kepala dan degil.Mana mungkin dia memilih aku.Aku betul-betul tak sedar diri,Ya Allah...sepatutnya aku memikirkan semua ini sebelum aku menyimpan perasaan.Maaf kerana aku lupa asal usulku.
Ya Allah, aku mohon tabahkan hati ini.Seandainya dia pergi dariku, tolong berada di sisiku Ya Allah...dia memang insan terbaik dan pasti kau juga telah mengirimkan teman yang paling baik untuknya.Sedangkan aku hambamu yang kerdil dan masih perlukan bimbinganmu.
Limpahkan kebahagiaan untuknya Ya Allah...
Amin ya rabbal alamin....