Friday, January 12, 2007

Mengharap sinar



Sungguh Ya Allah..tak terhan rasanya hati ini menanggung duka yang terpendam. Aku sendiri tidak tahu kenapa lemah sekali aku untuk menghadapi ujian ini.Bukan kali pertama,bahkan berkali-kali tapi yang berkali-kali itulah tak tertanggung beban.Mulanya aku mampu mengorak senyum,bicara sambil tertawa bersama teman.

Tapi,di kamar ini...sekali lagi aku bertarung dengan emosi. Kepedihan tiba-tiba menyerangku. Aku merayu di dalam solat dengan air mata bercucuran. Teresak-esak menahan tangis yang menggila.Seolah-olah ingin kurangkul Allah,seolah-olah Dia yang Maha penyayang berada di hadapanku.Hinanya aku Ya Allah,aku tahu aku ini hambaMu yang berdosa,tidak layak memohon apa-apa.Namun aku benar-benar tidak tahu kepada siapa lagi harus aku mengadu dan ku lepaskan semua duka yang tergalas di bahuku.Berikan aku petunjukMu Ya Allah,Ya Rahman,agar aku tidak terpesong dari landasan kebenaran.Tidak sama sekali aku ingin termasuk dalam kesesatan yang nyata. Aku merintih.Seduku terasa jelas di pendengaran.

Selesai solat Maghrib,aku menyambung kembali dengan bacaan Yasin.Pastinya dia juga sedang membaca kalimah-kalimah suci ini juga,sempat hatiku memikirkan.Tradisi Khamis malam Jumaat yang seringkali aku culas melakukannya.Pandanganku berbalam dikaburi dengan genangan air mata yang menanti saat untuk tumpah.Kesakitan mula mencucuk mataku yang sedikit bengkak.Agaknya terlalu banyak aku menangis.Raut wajah juga sembab.Tampak muram sekali.Tak mungkin aku akan menayangkan wajah tidak bermaya ini di hadapan keluargaku.Biarlah keperitan ini menjadi milikku yang abadi.

Teman,

Aku mohon maaf pada kalian,kerana sepertinya aku masih belum mampu melepaskan diri dari lembah sepi ini.Belum mampu menjadi insan yang tabah dan kuat sepertimana kalain harapkan.Jangan pernah meninggalkan aku,aku amat memerlukan nasihat dan pandangan kalian.Beri aku kesempatan merawat sebuah luka.Luka kerana meninggalkan...

3 comments:

fawz said...

nash.. sabar + relaks + fikir dgn tenang okey.

always be with u.

Sweet Gurl said...

apapon dugaan yang kita terima, sabar dan tawakal itulah penguat semangat. Ko mesti kuat ek nash..biar masa yang menentukan. Semuanya insyaAllah akan ok. Jgn kecik ati yer dgn kata2 aku tadik.

Arlina said...

terima kasih banyak-banyak.dan aku dah ok sekarang.life must go on,babeh.